Diberdayakan oleh Blogger.

chris john telah pulih 90 persen

Jakarta - Petinju Indonesia Chris John telah meninggalkan rumah sakit setelah terkena demam berdarah. Juara dunia kelas bulu WBA ini mengaku kondisinya saat ini sudah pulih 90 persen.

Chris John menjalani perawatan di rumah sakit RS Telogorejo, Semarang sejak Kamis (22/10/200). Dia sudah meninggalkan rumah sakit dan kembali ke rumah dan sudah mencoba beraktivitas lagi.

"Kondisi saya sudah 90 persen. Dua hari yang lalu saya sudah meninggalkan rumah sakit. Tapi memang masih harus banyak beristirahat," kata Chris John yang terdengar sudah segar, saat dihubungi detiksport, Jumat (30/10/2009).

Petinju yang berusia 30 tahun ini mengungkapkan bahwa kondisi memang sedang drop hingga akhirnya terkena DBD. "Kondisi saya saat itu sedang drop setelah sempat flu berat," ungkapnya.

Meski demikian, bukan berarti Chris John hanya berdiam diri di rumah. "Hari ini saya ada undangan menyaksikan tinju di Banjarnegara. Saya akan tetap datang," ungkapnya

Chris John pun mengaku belum ada rencana mengenai pertarungan selanjutnya. "Saya sekarang istirahat sampai tahun depan, baru mulai lagi. Jadi saya masih punya banyak waktu persiapan," pungkasnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Prancis Terbuka Super Series

Paris - Kekalahan Adriyanti Firdasari membuat wakil Indonesia di nomor tunggal putri Prancis Terbuka habis tak bersisa. Tapi, peluang masih terbuka di empat nomor lainnya.

Menjalani pertandingan perempatfinal melawan pemain Belanda Yao Jie di Stade Pierre de Coubertin, Sabtu (31/10/2009) dinihari WIB, Firda dipaksa mengakui keunggulan lawan 21-18, 19-21, 15-21.

Firda menjadi satu dari dua wakil Indonesia yang langkahnya terhenti di delapan besar. Yang lainnya adalah ganda putra Mohammad Ahsan/Bona Septano yang dijegal Mathias Boe/Carsten Mogensen 18-21, 21-12, 15-21.

Kekalahan Ahsan/Bona membuat Indonesia menggantungkan asa di ganda putra kepada Markis Kido/Hendra Setiawan. Pasangan unggulan satu itu dengan mulus melaju ke semifinal.

Di perempatfinal, Markis/Hendra tak menemui perlawanan berarti dari duet Malaysia Mohd Zakry Abdul Latif/Mohd Fairuzizuan Mohd Tazari. Dalam waktu 22 menit, Markis/Hendra menang 21-11 21-17 dan akan bersua Sun Junjie/Tao Jiaming.

Taufik Hidayat yang menghadapi pemain masa depan China, Chen Long, unggul 22-20, 21-15. Di empat besar, unggulan empat itu ditantang unggulan dua, Peter Hoeg Gade asal Denmark.

Kans terbesar untuk merengkuh juara datang dari nomor ganda campuran. Duet Nova Widianto/Lilyana Natsir dan Hendra A Gunawan/Vita Marissa telah lolos ke semifinal dan keduanya berpeluang menciptakan All Indonesia Final.

Berkebalikan dengan di ganda putri, di mana Nitya Krishinda/Greysia Polii akan dikeroyok tiga ganda China di semifinal. Setelah menundukkan Lena Frier Kristiansen/Kamilla Rytter Juhl 21-19, 18-21, 22-20 , Nitya/Greysia bakal menghadapi Ma Jin/Wang Xiaoli di empat besar.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Free Practice III GP Abu Dhabi



Abu Dhabi - Meski telah mengamankan gelar juara dunia, Jenson Button masih cukup serius di seri terakhir. Buktinya pada free practice III GP Abu Dhabi, dia menjadi yang tercepat.

Hasil pada Sabtu (31/10/2009) petang WIB ini menjadi kelanjutan dari performa apik Button sebelumnya di mana pada sesi latihan bebas pertama dan kedua dia berada di urutan kedua dan ketiga.

Namun Button baru meraih posisi tercepat menjelang free practice III berakhir. Sebelumnya Lewis Hamilton mendominasi catatan waktu sejak tiga perempat awal sesi latihan bebas terakhir ini dimulai.

Hamilton sendiri berada di urutan dua dengan catatan waktu 1:40.627 + 0.002, Pembalap asal Inggris itu dikuntit Rubens Barrichello (1:40.907 + 0.282) dan Sebastian Buemi (1:40.934 + 0.309) yang bertengger di urutan dua dan tiga.

Sedangkan di peringkat enam sampai sepuluh, secara urut terdapat Nick Heidfeld, Heikki Kovalainen, Jarno Trulli, Robert Kubica, Adrian Sutil, dan Kimi Raikkonen.


Hasil FP III GP Abu Dhabi:

Posisi-Pembalap-Tim-Waktu-Lap

1. Button Brawn GP-Mercedes (B) 1:40.625 21
2. Hamilton McLaren-Mercedes (B) 1:40.627 + 0.002 18
3. Barrichello Brawn GP-Mercedes (B) 1:40.907 + 0.282 20
4. Buemi Toro Rosso-Ferrari (B) 1:40.934 + 0.309 22
5. Heidfeld BMW Sauber (B) 1:41.241 + 0.616 18
6. Kovalainen McLaren-Mercedes (B) 1:41.263 + 0.638 20
7. Trulli Toyota (B) 1:41.310 + 0.685 23
8. Kubica BMW Sauber (B) 1:41.322 + 0.697 20
9. Sutil Force India-Mercedes (B) 1:41.372 + 0.747 22
10. Raikkonen Ferrari (B) 1:41.373 + 0.748 23
11. Vettel Red Bull-Renault (B) 1:41.403 + 0.778 19
12. Rosberg Williams-Toyota (B) 1:41.478 + 0.853 22
13. Kobayashi Toyota (B) 1:41.499 + 0.874 24
14. Liuzzi Force India-Mercedes (B) 1:41.675 + 1.050 20
15. Webber Red Bull-Renault (B) 1:41.682 + 1.057 15
16. Alonso Renault (B) 1:41.897 + 1.272 19
17. Nakajima Williams-Toyota (B) 1:42.156 + 1.531 21
18. Grosjean Renault (B) 1:42.213 + 1.588 19
19. Fisichella Ferrari (B) 1:42.351 + 1.726 23

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Maradona Panggil Cambiasso

Buenos Aires - Pelatih Argentina, Diego Maradona mulai menjajal komposisi lain untuk skuad timnya. Dia memanggil Esteban Cambiasso untuk partai persahabatan melawan Spanyol dua pekan mendatang.

Ini merupakan kali pertama Cambiasso dipanggil ke timnas Argentina dalam masa kepelatihan Maradona. Sebelumnya meski tampil apik bersama Inter Milan, pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini tidak pernah sekali pun dilirik oleh pria yang menangani Albiceleste sejak Oktober tahun lalu itu.

Cambiasso sendiri sebelumnya telah mengoleksi 45 penampilan bersama Argentina. Partai terakhirnya berseragam timnas adalah pada saat ditekuk Chili 0-1 tahun lalu.

Bisa jadi Maradona memang tengah memerlukan perubahan terutama di jantung permainan Argentina yang tampil angin-anginan di kualifikasi Piala Dunia, sekali pun mereka berhasil menggengam tiket otomatis ke Afrika Selatan tahun depan.

Selain Cambiasso, Maradona juga memanggil bek kiri Rubin Kazan, Cristian Ansaldi. Pemain yang baru pertama kali masuk dalam daftar skuad Argentina itu kemungkinan besar diproyeksikan untuk menggantikan peran Gabriel Heinze yang digeser ke jantung pertahanan.

Argentina akan berhadapan dengan Spanyol pada 14 November mendatang. Menghadapi sang juara Eropa, Maradona tentunya berharap anak asuhnya dapat memetik pengalaman untuk menjadi bekal di putaran final Piala Dunia tahun depan.


Skuad Argentina

Kiper: Sergio Romero (AZ Alkmaar), Mariano Andujar (Catania)

Belakang: Fabricio Coloccini (Newcastle United), Gabriel Heinze (Olympique Marseille), Martin Demichelis (Bayern Munich), Nicolas Pareja (Espanyol), Cristian Ansaldi (Rubin Kazan)

Tengah: Javier Mascherano (Liverpool), Esteban Cambiasso (Inter Milan), Fernando Gago (Real Madrid), Maximiliano Rodriguez (Atletico Madrid), Jonas Gutierrez (Newcastle United), Pablo Aimar, Angel Di Maria (both Benfica)

Depan: Lionel Messi (Barcelona), Sergio Aguero (Atletico Madrid), Carlos Tevez (Manchester City), Gonzalo Higuain (Real Madrid), Ezequiel Lavezzi (Napoli)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS